qta pernah bernyanyi d antara ombak dan pasir. .
qta pernah menangis d sela - sela dedaunan . .
dan qta pernah tertawa d bawah naungan pelangi ..
namun qta tak pernah berduka d atas nisan abadi .
qta tak pernah melihat tinta merah menoreh luka d atas pasir ..
qta tak pernah berprasangka buruk dari sebuah kenangan . .
dan qta tak pernah menghisap peluh ketika mimpi mulai membunuh . .
apa dunia ini di antara hidup dan mati ..
apa mungkin dinding2 surga tlah roboh. .
dan apa mungkin duniawi mulai terperosok dalam kalbu ..
aq teringat tentank sebuah kalimat. . .
" surga masih ada depan mata "
dan kni aq tak melihat apa2 d depan kehidupan ku ..
yg terlihat hnya keterpurukan . .
yg terlihat hnya senandung yg egois ..
yg terlihat hnya inti sari dari neraka . .
dan yg hnya terlihat ,,
hnya sebuah kenangan manis yg pahit .. .
satu berbanding dua dg luka . .
aq kalah telak dari kediaman luka . .
aq membungkuk lesu d bawah naungan luka. .
aq berlinank peluh d injak oleh luka ..
dan aq terdiam terpaku d antara 2 hal . .
pedih dan luka . .
terkadang aq berfikir untuk melihat masa depan ku ..
namun segumpal nasihat tlah merobohkan ku ..
disini sendiri dan aq benci ..
andai angin mampu membawaku terbang ..
aq akan pergi jauh d ufuk nirwana . .
andai saja jeritan itu berhenti berdengung. .
andai saja . .
Blogged with the Flock Browser
No comments:
Post a Comment